Latest News

Rabu, 26 Oktober 2016

Fenomena para artis yang pindah profesi sebagai pejabat, "aji mumpung" kah?

Bisa dikatakan bahwa sekarang ini kursi-kursi pejabat daerah hingga pejabat negara banyak sekali dihuni oleh kalangan artis. Entah apa maksud dibalik semua itu, yang jelas ada beberapa diantara mereka yang mempunyai skill dalam berpolitik dan ada juga diantara mereka yang bahkan sangat awam dalam berpolitik.

artis yang terjun di dunia politik
Deretan artis yang terjun di dunia politik (sumber gambar:BeritaSatu.Com)

Tak tanggung-tanggung, kursi yang menjadi incaran para artis ini tergolong krusi yang krusial di pemerintahan. 

Jika dulu beberapa artis yang boleh dikatakan mempunyai potensi untuk mengurus negeri ini seperti contohnya Nurul Arifin, Marissa Haq, Jamal mirdad dan artis-artis senior lainnya sempat berhasil masuk menjadi anggota DPR RI, maka sekarang banyak sekali artis-artis muda yang mengikuti jejak mereka menjadi pejabat yang notabene-nya NOL untuk urusan politik.

Sebut saja nama angel elga, yang sempat ingin mencicipi nikmatnya kursi DPR RI, akan tetapi keberuntungan tidak memihak kepadanya dan ia gagal menjadi anggota DPR RI. Ada juga nama Pasha Ungu yang baru saja dilantik sebagai wakil bupati palu, jika dilihat sekilas memang tak ada konstribusi signifikan yang ditunjukkan oleh mantan vokalis band Ungu tersebut.

Ada lagi nama Anang Hermansyah yang sudah berhasil menduduki kursi DPR RI dengan kemampun berpolitik yang juga bisa dibilang NOL.

Hal itu sangat jelas terlihat ketika ia baru saja dilantik sebagai anggota DPR dan diwawancarai oleh wartawan. Ketika itu anang sempat ditanyai tentang perihal yang menyangkut sistem kepemerintahan, dan terlihat sekali bahwa jawaban anang seolah-olah ingin mengalihkan perhatian pertanyaan wartawan tersebut dengan pura-pura tidak mendengar begitu jelas.

Hmmm...jawaban yang bagus.

Selanjutnya yang terdengar sangat konyol sekali, adalah sang raja dangdut Roma Irama yang beberapa waktu lalu tidak tanggung-tanggung sempat mencalonkan diri sebagai calon presiden RI. Ia sempat berdalih mendapatkan dukungan dari salah satu partai yaitu PKB, tapi ternyata tidak.

Namun respond masyarakat pada Rhoma Irama tidak semulus yang ia bayangkan. Justru banyak sekali tanggapan negatif tentang pencalonan dirinya menjadi orang nomor satu di Indonesai lantaran jabatan tersebut dirasa terlalu berat ditanggung oleh orang semacam dia.

Yang lebih memalukan lagi ketika ia sempat diundang di acara mata najwa, dari awal mula acara tersebut didirikan, hanya dia satu-satunya orang yang memakai kaca mata hitam (kaca mata aksesoris). Entah untuk menutupi rasa gugup atau lainnya, hanya Rhoma Irama yang tahu.

Dan yang baru-baru ini sempat mencuri perhatian masyarakat adalah munculnya nama Ahmad Dani sebagai penantang calon Gubernur DKI Jakarta selanjutnya.

Sontak, tanggapan warga terhadap pentolan group band Dewa itu menjadi buruk alias kehilangan respect. Entah karena kasus istrinya yang di klaim berkhianat terhadap mantan istrinya yaitu Maia Estianti atau hal yang lain, yang jelas pandangan warga terhadap Dhani semakin jelek.

Gagal menjadi calon penantang Gubernur DKI jakarta, dikabarkan sekarang bahwa Ahmad Dhani tidak menyerah untuk bisa menjadi pejabat dengan menjadi calon wabup daerah Bekasi.

Intinya, entah apa yang ada dalam benak mereka masih tidak diketahui dengan pasti. Yang jelas, bisa jadi imigrasi yang mereka lakukan itu hanyalah untuk mendapatkan pekerjaan sampingan karena performa mereka dalam dunia hiburan bisa dikatakan sedang menurun.

Dengan embel-embel nama besar sebagai publik figur itulah mereka mencoba keberuntungan untuk menarik simpati masyarakat agar bisa menjadi pemimpin. Namun sayangnya, masyarakat sekarang ini sudah tidak bodoh lagi dan banyak yang mengerti tentang dunia politik.

Memang sangat disayangkan sekali jika para artis yang sangat minim pengetahuan tentang dunia politik itu terjun untuk memperebutkan kursi panas pejabat. Sudah bisa ditebak bahwa kinerja mereka nanti banyak yang tidak bisa diandalkan untuk bisa menata negeri ini dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Post